Rivaldo Minta Barcelona Segera Cabut Dari European Super League

Rivaldo

Berita Bola Liga Spanyol – Legenda Barcelona Rivaldo mendesak Blaugrana agar segera mundur dari keanggotaannya di European Super League (ESL).

12 klub besar di Eropa bersatu untuk membentuk European Super League. Kompetisi itu digelar karena merasa Liga Champions dirasa tak lagi terlalu cuan.

Namun ESL ini mendapat tentangan masif dari berbagai pihak. Alhasil satu per satu klub yang sempat mendaftar masuk kompetisi itu mulai menarik diri.

Semua dimulai dari enam klub Premier League. Lalu terbaru ada Inter Milan dan Atletico Madrid.

Desakan Rivaldo untuk Barcelona

Rivaldo sudah menyatakan tidak setuju dengan proyek European Super League ini sebelumnya. Ia menyebut ESL ini bisa bikin kacau jagat sepak bola.

Salah satu klub yang juga ikut menggagas ESL itu adalah Barcelona. Rivaldo pun berharap Blaugrana kini segera mengikuti langkah tim-tim lain untuk mengundurkan diri dari proyek tersebut.

“Saya tidak yakin apakah Barcelona sudah berada di Liga Super baru ini sebelum pemilihan Juan Laporta. Tapi saya merasa dengan kepresidenan baru mereka harus mempertimbangkan untuk meninggalkan organisasi karena saya tidak berpikir fans Barca akan menyukai sikap menciptakan liga elit ini tanpa peduli apa hasil mereka nantinya,” ketusnya pada Betfair, via Mirror.

Baca Juga Berita Liga Spanyol lainnya : “2 Kontroversi Laga Getafe vs Real Madrid, Mengapa Gol Mariano Diaz Dianulir

Mundur Demi Gengsi

Selain itu, ada alasan lain yang dikemukakan Rivaldo terkait apa alasan Barcelona harus mundur dari European Super League. Ia mengatakan fans Blagurana pasti merasa gengsi berpartisipasi di proyek yang digagas oleh klub rival, Real Madrid.

“Terlebih lagi, Real Madrid tampaknya menjadi salah satu penyelenggara utama ini dan saya tidak percaya bahwa para pendukung Barcelona akan senang dihubungkan dengan klub rival mereka dalam situasi yang menjanjikan akan menciptakan revolusi dalam sepak bola Eropa – menjadi lebih buruk di pendapat saya,” tandas Rivaldo.

Sebelumnya, salah satu pentolan European Super League yakni Presiden Juventus Andrea Agnelli mengatakan proyek itu telah mengibarkan bendera putih. Hal itu tak lepas dari mundurnya enam tim besar asal Premier League.